Kamis, 16 April 2009

jadilah seorang pemberani kalah ?

·

berani kalah untuk menang adalah lebih baik dari pada (merasa) menang tapi kalah

sebuah blog mengawali diriku untuk menuliskan beribu huruf,beratus kata,berpuluh kalimat,beberapa alinea dan hanya satu postingan.hehehe... kawan izinkan diriku untuk berbagi makna hidup tentang salah satu yang harus kita hadapi adalah berani kalah.saya ingin mengajak anda berada dimasa laluku yang sangat sedikit sedih tapi bahagianya banyak(syukur alhamdulillah) kawan.. ku masih ingat aku duduk dibangku kelas lima SD ketika seorang anak yang polos sambil mengamati indahnya hamparan laut... (heittttttttt... kok lari dari cerita)begini kawan waktu itu saya kelas lima(pasti udah tau,kan udah dibilangin hehehe..) kami sebagai anak desa pasti mengenal lingkungan lebih dekat dan belajar dari lingkungan. pada waktu kami lagi belajar Cerdas Cermat karena itu adalah pelajaran yang paling mengasyikan saat itu dari pada matematika. tiba-tiba pintu diketuk dan masuklah Pak Kepala Sekolah yang membawa berita bahwa akan diadakan lomba Baris Berbaris di kecamatan.setelah berita disampaikan maka kami berunding untuk beberapa menit sebelum melanjutkan belajar cerdas cermatnya.
setelah kesepakatan diterima antara kelas lima dan enam maka terkumpul dua tim dari sekolah kami masing-masing tim laki-laki dan perempuan. kita langsung ke hari H nya deh. setelah sebelumnya kita sudah melewati latihan-latihan,pengajaran-pengajaran dari kakak pembina kami sehingga kami siap bertanding untuk maju kemedan laga(wuii... kata-katanya tuh.kagak nahan).satu hari sebelum hari H kami diberi nasehat untuk kembali pulang kerumah masing-masing untuk persiapan besok,(persiapan fisik,mental,pakaian dan perlengkapan lain, dan tidur yang nyenyak,dan besoknya harus bangun jam 3 pagil angsung berkumpul di dermaga(tempat turun naiknya penumpang kapal laut,kawan pembaca,didesa saya itu daerah laut jadi untuk menuju ke kecamatan harus menempuh jalan laut dengan kapal laut kurang lebih 2 jam dari desaku ke kecamatan.kami berangkat,hujan dipagi itu mengguyur desaku dengan lebat,tapi itu bukan menjadi hambatan kami harus berhenti dan bermalasan.dengan udara dingin dipagi itu membuat aku menjadi menggigil begitu juga kawan-kawanku.setelah kurang lebih dua jam perjalanan kami sampai juga jam 6 pagi,ternyata bukan hanya di didesa kami diguyur hujan ternyata di kecamatan juga diguyur hujan.setelah persiapan semua sudah siap kami berkumpul di satu aula yang telah disediakan panitia kepada kami untuk mempersiapkan dari melewati medan laga.kawan pembaca,aku pada saat itu sangat kedinginan dan meminta balsem kepada pembina kami untuk menggosokan dibadan agar panas. emang dasar anak desa saya ambil banyak-banyak saya gosokan diperut ditangan dan dikaki, panasnya minta ampun saya usap lagi deh pake air hujan.hehehe
setelah siap semua tim berkumpul dilapangan untuk mengikuti upacara pembukaan.sekaligus pemberangkatan masing masing tim sesuai nomor antrian yang telah diberikan.
kawan kami tiba juga gilirannya dan berangkat, banyak sekali yang harus dilewati beberapa pos,halang rintang,pengujian skill,kekompakan kelompok,kerapian berbaris dan seraut muka yang bahagia.akhir selesai juga perjalanan kami.kami istirahat sambil makan dan menunggu pengumuman sekaligus upacara penutup.
pengumuman telah di kumandankan dan kami tidak mendapat juara apapun,tapi kami senang tim perempuan mendapatkan juara tiga dari puluhan tim.(sukur alhamdulillah) kami berphoto-fhoto berkenalan dengan tim lain. sampai jam 8 malam.jam 9 kami pulang kekampung dengan naik kapal laut yang sama. dan sampai dirumah.hatiku sangat senang sekali walaupun kami kalah. tetapi kami telah memenangkan suatu gelar pemberani kalah.
memang kami kalah pada saat itu,tapi kami telah memenangkan perjuangan dinginnya pagi,hembusan udara dingin,guyuran hujan,rintangan-rintangan saat lomba.semoga aku masih seperti yang dulu.berani menjadi seroang pemberani kalah?

berani kalah untuk menang adalah lebih baik dari pada menang tapi kalah
mari bersama kita bisa dan pasti bisa


13 komentar:

andro_simar mengatakan...
16 April 2009 07:38  

masih bingung aku sama sub judulnya,, "berani kalah untuk menang adalah lebih baik dari pada menang tapi kalah".. hehehe.. soalnya aku rada telmi,, :D

Anton mengatakan...
16 April 2009 07:49  

maksudnya kita sering meliat orang untuk mendapatkan sesutu harus mengorbankan orang lain.dimata dia ,dia merasa menang,tetapi dimata orang lain kita kalah.(curang)

si kumb@ng mengatakan...
16 April 2009 08:06  

hmmm....
kalah terhormat kalah setelah melalui sebuah perjuangan,dan mengakui kekalahan secara legowo..
nice share
thanks sobat

indra putu achyar mengatakan...
16 April 2009 08:08  

belut... eeeeh betuuuuullll bangget tulisan itu... :thumbsup:

Nazra~ mengatakan...
17 April 2009 00:49  

sama sprt pepatah when you loose, speak a little.

handgener mengatakan...
18 April 2009 08:19  

mantap

Newsoul mengatakan...
18 April 2009 23:28  

Ya, bila sdh memasuki gelanggang harus siap kalah dan siap menang. Pemberani kalah, hm....itu ide bagus, artinya anda berani melangkah dan siap dengan resiko pahit, yaitu kalah. Ini bg sy lebh baik, drpd tdk berani maju krn takut kalah. Sy suka ide ini, meski jujur....butuh kesabaran beusar membacanya (panjang sekali, hehe). Terimakasih sdh ke blog sy ya, sering-sering mampir sj.

Risti mengatakan...
19 April 2009 03:45  

informasinya menarik sekali..

ridwan171 mengatakan...
19 April 2009 10:45  

kalah kan cuman hasil yang lebih penting adalah bagaimana kita berjuang dan melakukan hal yang dapat membuat kita lebih baik...xixixi,,,,lumayan lah bwt sekedar komentar

Entuyut mengatakan...
19 April 2009 18:48  

Bro, terus terang gwa gak siap kalah .... gara2 patah hati gwa bikin blog baru lagi, menghindar dari kenyataan he he he ... itu gwa bro, lo jangan ya ... Anton getho lho ...

vie_three mengatakan...
19 April 2009 22:26  

rang yg berani kalah adalah orang yg berani nerima kekalahan dg lapang dada, orang yg patut diacungi 5 jempol dah....

bening mengatakan...
20 April 2009 04:22  

tahu deh pusing mikirkan kata2nya, dah 2 x baca masih juga mbulet he he he.. (dasar telmi neh akunya)

Kurniadi Bulhani mengatakan...
21 April 2009 06:55  

postinggnya bagus banget,mas anto adalah orang yang begitu terbuka sekali...memang menikmati sebuah kegembiraan..bukan lah orang lain yang bisa menilai,tetapi dirikita masing-masinglah yang dapat menikmatinya...selamat buat tim putrinya,dan selamat juga buat tim putra kalah tapi menang.....

inilah Saya

Foto Saya
kecil itu bukan berarti ia tak punya nilai. banyak orang besar hancur karena hal kecil. selama kita mengerti kecil kita akan tetap punya nilai untuk dihargai.

sapaan anda

donatur

Search the Web:
Reviewmu.com

ide kreatif indonesia's Fan Box